Sabtu, 03 Juli 2010

Sekilas Tentang KOPI LELET

Sekilas tentang "KOPI LELET" yang banyak digandrungi semua orang di daerah Rembang, baik dari orang tua, remaja sampai dengan anak-anak. Apakah ada yang istimewa dari sekedar " ngopi" tersebut? .Jawabannya memang YA 100%...., memang ada juga yang sekedar ikut-ikutan saja tapi saya kira prosentasinya sangat kecil. Mereka...atau pas-nya Komunitas-komunitas per-KOPI-an kita juga merasakan manfaat-manfaat yang mereka dapat dari komunitas tersebut, saling berinteraksi antar sahabat, banyak juga yang melahirkan ide-ide usaha cemerlang di forum tersebut, saling membantu memecahkan suatu permasalahan yang mungkin ada diantara mereka.
Tetapi ada juga nilai negatifnya, mungkin dari sebagian kasus yang ada di komunitas perkopian tertentu, tetapi dapat merusak yang lainnya. Contohnya saja yang masih hangat sampai dengan sekarang,mungkin sampai kapan sayapun tidak tahu. he..he...he..! "Kopi Pangkon", "Kopi Cuwot", "Kopi Ini", "Kopi Itu"......banyak dan masih banyak sekali saya kira.Kebanyakan kaum ibu-ibu akan merasa risih apabila bapaknya atau anaknya sering kedapatan ke warung yang katanya hanya ngopi saja, tetapi buat mereka sudah terlanjur konotasinya jelek tetap jelek.
Rata-rata memang tiap-tiap warung kopi yang bertebaran di daerah Rembang, dan bahkan sudah "Nular" ke daerah-daerah tetangga menggunakan jasa wanita yang dapat dikatakan lumayan dari segi penampilan, hal ini digunakan penjual sebagai "Pengunci Password"seperti dalam dunianya orang-orang pinter internet, sehingga pelanggan akan tetap kembali lain waktu ke tempat tersebut, strategi pemasaran ini juga bisa untuk contoh untuk kita-kita dalam menjalankan usaha apa saja.
Oke sobat kita ambil sisi positifnya saja, kita ngopi sambil "mbatik"batang-demi batang rokok kita, tersalurkan sudah hasrat seni kita...., sukses.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar